Salah satu yang ditunggu-tunggu bagi para pemain VALORANT untuk saat ini adalah kehadiran agent baru yang sudah diumumkan oleh Riot yang akan hadir pada 27 Oktober 2020 – 28 Oktober 2020 di Indonesia.

VALORANT

Namun, sayangnya tidak semua yang dilakukan Riot pada VALORANT berjalan mulus seperti perilisan patch update dan juga agent baru kali ini yaitu Skye.

VALORANT

Riot sendiri merilis patch 1.11 ini tidak hanya membawa Agent yang ia janjikan, tetapi juga membawa beberapa balancing untuk beberapa Agent dan Gameplay. Salah satu yang ia tuliskan pada laman resminya adalah karena mereka melihat sangat sulit sebagai attacker untuk dapat menembus site karena role sentinel saat ini terlalu kuat.

Karena alasan itu juga mereka memberikan balancing pada dua Agent Sentinel yang tidak tersentuh pada saat balancing Sage – Killjoy dan Cypher. Cypher yang terkenal dengan kemampuannya mencegah flank dan menjaga site kini harus mendapat beberapa perubahan, diantaranya :

  • Spycam akan dinonaktifkan dan akan terlihat ketika Cypher mati
  • Trapwire akan dinonaktfkan dan akan terlihat ketika Cypher mati

Kedua perubahan yang dibawakan ini tentunya memaksa para pemain Cypher bermain lebih aman dan menuntut kreatifitas lebih, karena jika pemain selalu mati di awal maka musuh paling tidak tahu di sekitar mana Trapwires dan Spycam terpasang dan mereka akan lebih mudah mempelajari playstyle pemain.

Berikutnya ada Killjoy, agent baru yang sudah mendapatkan nerf sebelumnya kini harus menerima balancing kembali, diantaranya :

  • Turret dan Alarmbot tidak akan berfungsi jika Killjoy berada 40 Meter jauh dari peralatan ini dan akan kembali berfungsi jika memasuki jarak 40 Meter.
  • Namun, cooldown turret yang kembali diambil oleh Killjoy berubah menjadi 10 detik dari 20 detik dan Alarmbot menjadi 7 detik dari 20 detik.
  • Alarmbot bisa terdeteksi pada jarak 7 Meter dimana sebelumnya pada jarak 9 Meter.
  • Nanoswarm dapat terdeteksi pada jarak 3,5 Meter dari sebelumnya 5 Meter.
  • Damage Nanoswarm dibesarkan menjadi 45 dari 40 dengan damage 10 per 1/4 detik.

Update Killjoy ini tentunya menghilangkan beberapa playstyle dari Killjoy yang kita kenal saat ini, dimana Turret bisa digunakan untuk menjaga flank ataupun menahan satu site dari kemungkinan rotasi.

Untuk memuluskan patch saat ini yang lebih attacker-centric, Riot pun memberikan Buff untuk salah satu initiator yaitu Breach dimana waktu terkena Flash dari Breach ditingkatkan menjadi 2 detik dimana sebelumnya 1,75

Beberapa perubahan ini tentunya hanya sebagian kecil dari seluruh update yang dibawa oleh Riot. Namun sayangnya, update ini harus di tarik lagi pada beberapa regional seperti NA, Brazil, dan LATAM sedangkan untuk regional lain ditunda. Langkah ini diambil oleh Riot karena terdapat beberapa Bug dan tidak ingin menggangu kualifikasi dari First Strike.

Riot sendiri mengatakan bahwa mereka akan merilis patch di minggu ini namun diluar tanggal kualifikasi First Strike.