Review Suicide Squad (2021) Debut pertama Gunn yang penuh kegilaan

0
723

DEBUT PERTAMA GUNN YANG PENUH KEGILAAN 

Suicide Squad (2020)

Berkat Keberhasilan James Gunn pada franchise “Guardians Of The Galaxy membuat namanya melambung tinggi di para cinephile (pecinta film), Setelah usai kontroversi nya dengan Disney mengenai isu cancel culture nya Gunn kembali membuat film di universe superhero, namun kali ini ia membuatnya dengan rival dari MCU yaitu DCEU milik Warner Brothers. Film yang ditunggu-tunggu oleh semua pecinta film yaitu “Suicide Squad (2021)”. Debut pertama dari Gunn untuk DCEU ini banyak di puji-puji di banyak ulasan film terutama Rotten Tomatoes. Kali ini James Gunn menyelamatkan nama Suicide Squad dari ambang kematian nya yang gagal total pada tahun 2016 yang digarap oleh David Ayer.

LOS ANGELES, CALIFORNIA – AUGUST 02: James Gunn attends the Warner Bros. Premiere of “The Suicide Squad” at The Landmark Westwood on August 02, 2021 in Los Angeles, California. (Photo by Rodin Eckenroth/WireImage)

Suicide Squad masih bercerita tentang Amanda Waller (Viola Davis) yang ingin meng investigasi laboratorium di Corto Maltese bernama Jotunheim yang menyembunyikan sesuatu yang disebut Project Starfish. Amanda Waller menugaskan super villain seperti BloodSport (Idris Elba), Colonel Rick Flag (Joel Kinnaman), Peacemaker (John Cena), Harley Quinn (Margot Robbie), Ratcatcher (Daniela Melchior), Polka-Dot Man (David Dastmalchian), dan super villain lainnya. Mereka harus bertahan dan menyelidiki apa yang disebut dengan project Starfish di sebuah laboratorium yang dijaga penuh oleh militer Corto Maltese. Dari hal sinilah Suicide Squad (2021) berkembang.

Menurut gw Suicide Squad versi James Gunn ini menggambarkan film Suicide Squad yang diinginkan para cinephile (Pecinta film). Humor yang dibawakan oleh Gunn juga tidak terkesan dipaksakan dan hambar. Humor pada film ini berhasil menambah dimensi ditengah cerita yang kelam dan penuh sadistic. Berbeda dengan Suicide Squad 2016 yang terkesan banyak hal yang dipaksakan. Suicide Squad (2021) mampu memperbaiki nama Suicide Squad yang menuai banyak kesalahan pada tahun 2016 lalu.

Permasalahan suicide Squad 2016 yang plot 3 babak nya terbaru-buru dan permasahan point of view yang terlalu mendalami sisi karakter Harley Quinn sehingga yang lain tidak terlalu terkena dampak development characters menurut saya pribadi. Suicide Squad (2021) menyajikan  Plot yang tidak terburu buru, antara gelap dan terang nya benar benar pas. Babak pertama diceritakan identifikasi para karakter nya juga baik.

Dilanjutkan dengan babak dua, dimana permasalahan mulai diperkenalkan. Hingga babak ketiga dimana pertarungan terakhir yang menguras emosi. Penceritaan pada Suicide Squad (2021) benar benar solid dan kuat.

Hal tersebut berhasil juga berkat Warner Brothers yang benar-benar memberikan dukungan penuh terhadap cerita yang diberikan James Gunn. Dimana James Gunn dibebaskan mengeksplorasi kedalaman cerita Suicide Squad yang ia inginkan.

Crew Suicide Squad (2020)

Development Character Suicide Squad (2021) lah yang menjadi sangat spesial. Sudah tidak diragukan lagi, karena Gunn juga pernah memegang Superhero Team movies pada MCU. Disinilah Gunn membuktikan betapa dalam nya ia mendevelop character utama pada Suicide Squad (2021). Bosan rasanya jika tidak keluar zona nyaman dan hanya fokus pada ikonik karakter seperti Harley Quinn, King Shark, Thinker, dll.

Gunn memberikan  Point Of View berbeda. Ia menjadikan BloodSport menjadi karakter utama yang ingin dikenalkan lewat Suicide Squad (2021). Tentu permasalahan development characters tidak sampai disitu saja. Karakter lain seperti Polka-Dot man juga membekas pada para penonton. Terlebih kisah Ratcatchers bersama ayah nya yang membuat penonton terharu di akhir film.

Sulit rasanya membuat satu film namun di dalam nya banyak karakter yang harus di develop. Dan disinilah Gunn membuktikan betapa bagus development cerita yang dibawakan oleh James Gunn pada film Suicide Squad (2021) ini. Dari BloodSport yang kuat akan latar belakang sampai King Shark yang menjadi karakter dimensional pada film ini.

Gaya Penceritaan yang disajikan seperti film DC supervillain sebelumnya yaitu  Bird Of Prey. Menggunakan Alternative To Continuity yaitu menceritakan film ini secara Non-Linear. Namun interpretasi nya tidak seberat film film non linear yang dikonsumsi para High-Culture seperti “Memento”.

Perlu di ingat ini adalah film Superhero yang penuh hiburan. Namun dengan bumbu penuh kesadisan dan gaya penceritaan yang non linear. Dan film ini juga masih dapat diterima di kalangan High Culture.

Saya rasa disini Warner brothers benar benar ingin mencabangkan universe dari DCEU, lantaran menonton Suicide Squad (2021) ini seperti menonton film yang benar benar stand alone layak nya “Joker” yang dirilis pada tahun 2019.

Benar benar hampir tidak ada hubungan nya dengan timeline utama dari DCEU. Walau memang hanya di mention di awal film bahwa Suicide Squad yang dulu sudah berganti nama, namun secara keseluruhan saya rasa ini benar benar seperti film yang berbeda.

Warner Brothers sekarang memiliki 2 cabang film DCEU namun secara Film Style (Gaya visual) yaitu dark dan colorful. Seperti hal nya kita menonton Shazam, Suicide Squad (2021), WW 1984, itu di sisi yang Colorful. Dan Warners Brothers memiliki cabang yang Dark seperti Universe yang diciptakan Snyder seperti Batman V Superman,Man Of steel, Suicide Squad (2016).

Dengan sukses nya Suicide Squad (2021) ini, pasti ada kemungkinan besar Suicide Squad akan memiliki sequel sendiri yang pasti dibawah naungan Gunn. Dilanjutkan dengan performa baik juga dari Idris Elba memerankan BloodSport, bahkan fans menginginkan Bloodsport mempunyai Spin-Off nya sendiri.

Namun kalau opini pribadi saya sih lebih mengharapkan Prequel dari Man Of Steel saat dipertemukan dengan Bloodsport, itu pasti akan menjakadikan sesuatu hal yang lebih menarik. Karena idris Elba yang benar-benar baik dalam memerankan Bloodsport dan juga dipertemukan actor kelas kakap seperti Henry Cavill.

Walaupun banyak kritik positif yang ada, terdapat beberapa kelemahan juga film ini. Seperti hal nya The thinker yang terlihat seperti figuran dan kurang hidup karakter nya. Terkesan hanya meramaikan tokoh di frame film Suicide Squad. Suicide Squad Rilis pada 6 agustus 2021 lalu pada platform HBO MAX dan bioskop. Jika susah berlangganan HBO MAX dapat menggunakan VPN untuk berlangganan nya. Berhubung bioskop Indonesia juga belum dapat kita akses.