rog ally

ROG Ally yang semulanya dikira hanya sebuah produk april mop dari ASUS ROG, ternyata telah diresmikan keberadaannya!

Spesifikasi yang diberikan oleh ASUS ROG justru menjadi kenyataan yang “too good to be true” karena segala hal yang dijanjikan oleh ASUS ROG sebegitu menariknya sehingga harga menjadi satu-satunya faktor penentu disini.

Dalam siaran pers terakhir yang dibagikan oleh ASUS ROG mengenai ROG Ally, diketahui prosesor yang digunakan oleh ROG Ally ini merupakan “custom chip” yang sepertinya menjadi jalur baru AMD untuk menguasai market Mobile Gaming. Dengan membawa Ryzen Z1 Series kedalam ROG Ally, sepertinya ASUS ROG sendiri sangat percaya diri dengan performa yang dapat dihadirkan dari segi fps ataupun battery life.

rog ally

Karena kalau kita lihat kembali prosesor mobile besutan AMD 2 tahun terakhir ini memiliki performa battery life yang cukup mengagumkan, mungkin bisa dibilang mengubah standar dalam ranah mobile chip, karena dengan konsumsi daya yang rendah tidak membatasi kinerja prosesornya terbukti dari performa plug in plug out yang sering digemborkan AMD memang memiliki konsistensi yang tinggi.

Ditambah lagi dengan prosesor Z1 Series ini diharapkan AMD memberikan sedikit glimpse terhadap teknologi RDNA3 di ROG Ally nantinya. Layar dari ROG Ally sendiri sudah mencapai 120Hz, sehingga sangat penting jika memiliki integrated GPU dengan performa yang memadai, agar refresh rate ini tidak mubazir dan menjadi marketing word semata.

Penggunaan RAM 16GB LPDDR5 juga dihadirkan disini ditambah SSD 512GB PCIe Gen4, tapi belum diketahui bagaimana expandbility dari device ini. Apakah akan menggunakan SD card atau setidaknya memiliki dukungan untuk SSD dengan ukuran 2280. Tidak seperti Steam Deck yang terbatas di 2230 saja.

Di sini juga disediakan colokan untuk dihubungkan ke dock XG Mobile. Namun, jika ingin berbicara jujur, colokan ini mungkin terlihat masuk akal jika diimplementasikan ke laptop gaming Flow series mereka. Tapi sangat disayangkan karena bentuknya yang sangat besar, ditambah dengan kabel yang juga tebal, membuat meja terlihat jauh lebih semrawut dari seharusnya.

Kami berharap jika memang lini ini akan dilanjutkan, kami rasa butuh perubahan desain di XG Mobile-nya, entah akan berbentuk dock atau seperti apa karena memaksakan colokan sebesar ini di device sekecil ini, justru merusak keseluruhan estetik dari ROG Ally.

rog ally

Hal selanjutnya yang di-highlight oleh ASUS ROG terkait ROG Ally adalah layarnya yang tadi sempat kami bahas, yaitu layar 7″120Hz, dan tingkat kecerahan 500 nits yang menjadi andalan.

Karena memang dalam pengetesan kami di terhadap Steam Deck juga mengalami hal yang sama, di mana layar yang memiliki nits rendah sangat tidak nyaman untuk digunakan terlebih lagi perangkat seperti ROG Ally ini dimaksudkan untuk penggunaaan luar ruangan sehingga cukup disayangkan kalau harus menggunakan layar yang redup.

Gimana pendapat kalian tentang berita ini, guys?

 

Informasi selengkapnya silakan kunjungi:
Website